Tampilkan postingan dengan label curcol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curcol. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 November 2009

Makna dari Hal yang Sederhana

Rasa usilku agak terusik saat berbagi cerita dengan Vic malam minggu ini. Ada beberapa teman yang sangat terkesan dari pengalaman spiritual yang luar biasa dan memberikan mereka pencerahan yang mendalam. Yang menjadi rasa penasarannku adalah mengapa harus dari kejadian luar biasa untuk mendapatkan sebuah pencerahan? Lalu setelah itu?

Bisakah sebuah kejadian sederhana yang menarik perhatian terdalam kita? Memahami dengan hati akan sesuatu yang sedang dijumpai atau dijalani sehari-harinya semestinya dapat mengetuk hati dan pikiran kita untuk selalu sadar dan tercerahkan. Atau menurut bahasaku, memahami waktu yang kujalani sebagai bentuk dari rasa syukur dan proses dari perjalanan yang tidak boleh berhenti di tempat.

Gitu aja si... hehehe duh kok hujan2 gini kok jadi malah curcol yah..

Menjadi Indigo Bukanlah Sesuatu yang Luar Biasa

Entah mengapa hatiku ingin menuliskan hal ini. Banyak tulisan-tulisan yang mulai bermunculan hal terkait dengan tahun 2012 dan dunia supranatural lainnya yang belakangan ini kubaca. Pertanyaan-pertanyaan yang kerap kali menjadi hantu saat aku masih remaja dulu, seakan terjawab saat seseorang memaksaku untuk melakukan foto aura. Setelah itu? Apakah ada sesuatu yang istimewa dari itu?

Yang paling penting dari itu semua bagiku hanya sebagai satu pemahaman diri yang berikutnya menjadi lanjutan perjalananku kembali. Merasa istimewakah? Sejujurnya adalah lebih sebagai sebuah penerimaan diri menjadi seseorang yang aku sulit dimengerti. Tetapi hal itu bukanlah menjadikanku luar biasa dan mendapatkan tiket untuk merasa lebih baik dari yang lainnya.

Tidak mudah untuk memahami diri sendiri jika menjadi orang yang terlalu perasa dan peka terhadap lingkungan dan emosi orang sekitar. Tidak mudah untuk membangun rasa optimis bagi diri sendiri bagi seseorang yang kadang melihat dan merasakan sesuatu yang dia sendiri tidak dapat mengertinya. Dan tidak mudah untuk menjadi seseorang di tengah-tengah kumpulan orang yang banyak negatif dan pesimis. Tahukah itu Temanku?

Bukan aku tidak bersyukur untuk menjadi seperti sesuatu yang orang bilang luar biasa. Aku hanya mensyukuri bahwa aku bisa hidup dan menikmati waktu saat ini dengan penuh kasih untuk semua. Berusaha untuk menikmati hidup dan bertanggung jawab dengan apa yang dipunya, dikerjakan dan dipercaya. Dan yang terpenting tidak ingin merasa istimewa dari yang lain.

Aku hanya ingin menjalankan hidup apa adanya…