Kamis, 31 Desember 2009

2010 Berdasarkan Oracle Card

Walau bagi segelintir orang, tahun 2010 merupakan sebuah tahun yang keras untuk di hadapi, tetapi bagi orang yang mau menbuat perubahan dan perbaikan dalam hidupnya, tahun 2010 merupakan tahun yang tepat untuk memulai. Dengan mulai hidup sehat dan disiplin serta berani untuk bermimpi, sesulit apapun rintangan dapat terlalui.

Dimulai dari meinstal pikiran kita dengan sesuatu yang membuat semangat dan positif, diharapkan rasa dan pikiran yang negatif dapat ternetralisir dan berubah menjadi sebuah motivasi. Karena perbaikan dimulai dari pikiran yang sehat. Timbulnya rasa iri dengki, fitnah hingga salah persepsi untuk mendapatkan atau menyampaikan sesuatu di mulai dari ketidakmatangan berfikir dan kurangnya ketrampilan komunikasi yang jelas sehingga orang yang menghadapinya harus lebih siap dan positif. Jangan sampai terpengaruh dari pendapat dan pemikiran orang lain yang terlihat sesuai dengan diri kita.

Hormati dan sayangilah Alam, maka Alam akan lebih bersahabat dengan kita. Walau bencana gunung berapi, gempa dan potensi tsunami tetap membayangi, tetapi marilah kita mulai untuk memperbaiki dari hal terkecil, yaitu kurangi sampah dan hematlah menggunakan sumber daya. Perlu waspada bagi para penghuni pinggir pantai yang rentan bahaya badai dan angin kencang.
Karena jika tidak ditanggulangi bersama, potensi polusi meningkat sehingga perlu diwaspadai pula munculnya penyakit yang berhubungan dengan rongga dada dan pernafasan, seperti paru-paru, jantung hingga organ lainnya. Perbanyaklah rileksasi dan menghabiskan waktu dan menikmati alam bebas.

Kesempatan baik untuk usaha atau karir akan ada perbaikan walau perlu disertai dengan komitmen dan kerja keras. Usaha di bidang kreatif dan kewanitaan patut dilirik, baik jasa maupun produknya. Memulai usaha baru akan terasa berat awalnya tetapi mulai pertengahan tahun akan membaik.

Kunci dari itu semua adalah bagaimana kita menyiapkan diri kita sendiri, agar mau jujur untuk menerima keadaan yang ada, bermimpi yang lebih baik, percaya dengan kemampuan diri dan kekuatan doa, serta memancarkan cinta kasih terhadap sesama dan alam. Sebuah tahun yang tidak mudah untuk dilalui tetapi tidak sesulit yang kita pikirkan. Be positive.

Sejarah Oracle Cards

Walaupun kaum Gypsy juga berusaha mengklaim bahwa mulainya kartu tarot dan oracle dari mereka, ternyata kartu ini mulai banyak dilirik orang dari seorang perempuan kebangsaan Prancis pada abad 19, yaitu Marie Anne Adelaide Lenormand. Sejarah perkembangannya pun tidak terbilang sering diceritakan, seperti tarot yang telah dimulai dari tahun 1750. Perkembangan kartu oracle pun diperkirakan dimulai bersamaaan dengan Tarot, yaitu sekitar 200an tahun lalu.

Ada pula yang menyebutkan, kartu oracle ini berasal dari jaman Yunani Romawi kuno, yang digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi dengan ‘Tuhan”. Mereka meminta nasihat langkah apa yang harus dilakukan.

Berdasarkan kisah tersebut, kartu yang digunakan umumnya berisi gambar dari patung dewa dewi yang mereka sembah. Tiap jenis patung tersebut diinterpreatsikan berdasarkan karakter dan makna yang mereka percayai, lalu dikaitkan dengan kondisi masalah yang sedang dihadapi. Kondisi ini yang mereka sebut ‘pesan dan nasihat dari The God’.

Mulai awal abad 20 lah, kartu oracle dianggap sebagai terobosan baru dari jenis kartu ramalan dengan karakter yang lebih “putih” dari jenis kartu tarot yang ada. Apalagi gambar yang digunakan lebih kearah simbol metafisika yang dikenal ‘baik’ seperti angels, fairies, hingga gambar-gambar dari mitologi.

Pada abad millennium ini lah perkembangan kartu oracle menjadi sangat pesat. Banyaknya penggunaan symbol atau gambar yang lebih bervariatif membuat kartu ini dianggap lebih fleksibel dan mewakili tiap perasan manusia. Jumlah kartunya pun lebih beragam tidak sesuai dengan pakem jumlah dan aturan symbol atau gambar pada Tarot.

Kebebasan inilah yang membuat banyak artis seni, yang mengabadikan gambar yang mereka anggap mewakili setiap kejadian, karakter, perasaan seseorang terhadap sesuatu, pada sebuah kartu oracle. Tidak terkecuali Tony C. Salerno, seorang penulis dan artis kebangsaan Australia yang memfokuskan diri ke dunia spiritual, berusaha menterjemahkan pesan kasih sayang dan kebijaksanaan alam pada sebuah gambar kristal.

Mengapa dipilih kristal? Karena kristal merupakan hasil alam yang terbentuk dalam waktu yang lama dan mempunyai fungsi yang spesifik berdasarkan kandungan mineral dan energi yang dihasilkan. Bahkan dari banyak budaya, kristal juga mempunyai manfaat dalam bidang magic dan spiritual tanpa melupakan fungsi utamanya sebagai penyembuh.

Berdasarkan sifat itulah, pembacaan pada crystal oracle lebih sebagai sebuah seni membaca dan memahami hidup agar dapat menghadapi sebuah kondisi atau masalah yang berat menjadi lebih positif dan memberikan motivasi untuk menjadikannya lebih baik. Atau bisa juga tergantung dari siapa dan bagaimana pendekatan seorang ’pembaca’ menterjemahkan apa yang dia lihat.

(dari berbagai sumber)

Rabu, 30 Desember 2009

Nama Versi Indonesia

baca buku baru yg di cetak tahun 71an penulis dr indo, tyt banyak istilah nama batu yg umum digunakan, berikut ringkasannya:
Aquamarine = Batu Biru Laut
Mata Kucing = Cat Eye
Yakut = Zircon
Ratna Cempaka = Topaz
Turamali = Tourmalin
Biduri Delima = Granaat/Garnet
Opal = Kalimaya
Pirus = Turquise
Mirah Kuning = Peridot/Olivin/Chrisolite
Giok = Jade/Nephrite
Batu Darah = Bloodstone
Malasit = Malachite
Kecubung Kasihan = Amethyst
Kinyang Es = Bergkristal
Akik Bawang = Chrysophrase
Batu Hati Ayam = Jasper Red
Akik = Agate
Merjan = Coral

Just Believe in Our Dream

Glad to be back...

Lately I just wrote an interesting article, don't remember exactly the title, but somehow it feels a pity if someone just write and take it.

Is it 2010 so scary to going through? Many fortune tellers said that there will be big disasters through 2010. So you must be careful, and bla bla bla. Do we realize that if we are not wise with any information we get, it will harm ourselves?

In my opinion, why we must be scared? If we believe in our dreams, we are creating our own future. The big question is how far we believe in our dream?

The disasters will be happen because we can not treat environment disrespectfully. Can you see it? So why we just blame it to someone and let 'them' fix it? Why not us? We... you and me, and many friends.

I am a reader, which means I don't say there will be OK next year. But with this blog, I want to invite people who read this blog, to keep our positive thinking, praying and believe in our dream. Feel it, and it will be happen.

Kamis, 10 Desember 2009

Desember 2009

Walau letaknya akhir tahun, tapi bisa dibilang jika bulan ini adalah letak dari banyaknya perubahan menuju apa yang dicita-citakan. Adanya kesempatan-kesempatan yang ada di depan mata kita, membutuhkan sebuah sikap menerima, melakukan dengan bersungguh-sungguh, dan positif, akan ada byk kesempatan untuk berubah.

Sikap yang percaya diri dan ikhlas apa adanya menjadi penyeimbang dari banyaknya kesempatan dan proses yang mengebu-gebu. Ketidakselarasan ritme yang ada dapat memancing emosi. Tenang saja, ada orang disekeliling anda yang akan membawa angin segar.

Pintu rejeki akan terbuka lebar asalkan mau menerima diri keseluruhan dan hati-hati akan penyakit hati. Meluangkan waktu dalam kegiatan religius, seperti shalat, berdoa dan lainnya seperti meditasi dan relaksasi, dapat menjadi bekal dalam menghadapi rintangan dan meraih hasil untuk sebuah perubahan.

Masalah banyak datang dari unsur air, tapi juga perlu waspada pada unsur tanah. Wasapada perlu dilakukan.

Gunakan waktu liburan dengan baik, cermati dalam penggunaan dana sepanjang akhir tahun ya.
Tidak salah untuk menggunakan sesuatu barang atau aksesoris yang berwarna merah atau orange untuk memberikan kehangatan sepanjang aktivitas.

Selamat menjelang liburan akhir tahun...

Minggu, 29 November 2009

Makna dari Hal yang Sederhana

Rasa usilku agak terusik saat berbagi cerita dengan Vic malam minggu ini. Ada beberapa teman yang sangat terkesan dari pengalaman spiritual yang luar biasa dan memberikan mereka pencerahan yang mendalam. Yang menjadi rasa penasarannku adalah mengapa harus dari kejadian luar biasa untuk mendapatkan sebuah pencerahan? Lalu setelah itu?

Bisakah sebuah kejadian sederhana yang menarik perhatian terdalam kita? Memahami dengan hati akan sesuatu yang sedang dijumpai atau dijalani sehari-harinya semestinya dapat mengetuk hati dan pikiran kita untuk selalu sadar dan tercerahkan. Atau menurut bahasaku, memahami waktu yang kujalani sebagai bentuk dari rasa syukur dan proses dari perjalanan yang tidak boleh berhenti di tempat.

Gitu aja si... hehehe duh kok hujan2 gini kok jadi malah curcol yah..

Menjadi Indigo Bukanlah Sesuatu yang Luar Biasa

Entah mengapa hatiku ingin menuliskan hal ini. Banyak tulisan-tulisan yang mulai bermunculan hal terkait dengan tahun 2012 dan dunia supranatural lainnya yang belakangan ini kubaca. Pertanyaan-pertanyaan yang kerap kali menjadi hantu saat aku masih remaja dulu, seakan terjawab saat seseorang memaksaku untuk melakukan foto aura. Setelah itu? Apakah ada sesuatu yang istimewa dari itu?

Yang paling penting dari itu semua bagiku hanya sebagai satu pemahaman diri yang berikutnya menjadi lanjutan perjalananku kembali. Merasa istimewakah? Sejujurnya adalah lebih sebagai sebuah penerimaan diri menjadi seseorang yang aku sulit dimengerti. Tetapi hal itu bukanlah menjadikanku luar biasa dan mendapatkan tiket untuk merasa lebih baik dari yang lainnya.

Tidak mudah untuk memahami diri sendiri jika menjadi orang yang terlalu perasa dan peka terhadap lingkungan dan emosi orang sekitar. Tidak mudah untuk membangun rasa optimis bagi diri sendiri bagi seseorang yang kadang melihat dan merasakan sesuatu yang dia sendiri tidak dapat mengertinya. Dan tidak mudah untuk menjadi seseorang di tengah-tengah kumpulan orang yang banyak negatif dan pesimis. Tahukah itu Temanku?

Bukan aku tidak bersyukur untuk menjadi seperti sesuatu yang orang bilang luar biasa. Aku hanya mensyukuri bahwa aku bisa hidup dan menikmati waktu saat ini dengan penuh kasih untuk semua. Berusaha untuk menikmati hidup dan bertanggung jawab dengan apa yang dipunya, dikerjakan dan dipercaya. Dan yang terpenting tidak ingin merasa istimewa dari yang lain.

Aku hanya ingin menjalankan hidup apa adanya…